Beritabintan.co.id, Batam (Kepri)- Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026 yang bertempat di Hotel Grand Mercure Batam Centre, Kota Batam, pada Senin (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga iklim investasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kepri H. Iman Sutiawan, S.E., Kabinda Kepri, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang diwakili Staf Ahli Bidang Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal, perwakilan Gubernur Kepulauan Riau, Konsulat Jenderal Singapura di Batam, Komandan Lantamal IV Batam, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam, jajaran Deputi BP Batam, perwakilan Kajari, Danlanud, Dandenpom, serta Ketua Pengadilan.
Dalam sambutannya, Deputi BP Batam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan kepada seluruh stakeholder yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan Batam. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan investasi di Batam merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat.
“Capaian yang kita rasakan hari ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang solid. Melalui momentum ini, kita ingin memperkuat komitmen bersama untuk terus menjaga iklim investasi yang sehat, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan investasi di Batam.
“Pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV Tahun 2025 mencapai 7,49 persen, sementara secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2025 tercatat sebesar 6,76 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Batam tumbuh kuat, adaptif, dan memiliki daya tahan ekonomi yang baik,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kepercayaan dunia internasional terhadap Batam terus meningkat, tercermin dari komposisi investor terbesar pada tahun 2025 yang berasal dari Singapura, Taiwan, Republik Rakyat Tiongkok, Malaysia, dan Hong Kong. Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang akan terus dijaga melalui peningkatan pelayanan investasi serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemutaran video apresiasi serta penyerahan penghargaan kepada berbagai pihak, di antaranya Duta Investasi, pegawai berdedikasi tinggi, asosiasi, perwakilan kedutaan besar asing, kementerian/lembaga/instansi, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) tingkat provinsi dan kota.
Kemudian, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif akan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menciptakan iklim yang positif bagi aktivitas perdagangan, investasi, dan distribusi logistik di wilayah Kepri.
“Stabilitas kamtibmas menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika situasi keamanan terjaga dengan baik, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar, distribusi barang tetap stabil, dan kepercayaan investor terhadap daerah juga semakin meningkat,” ujar Kapolda Kepri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa dan tausiah, serta diakhiri dengan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar stakeholder.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendorong Batam sebagai kawasan investasi yang semakin maju dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Terpisah, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.
Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Kepri juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan QR Code Yanduan Bidpropam Polda Kepri sebagai sarana penyampaian pengaduan terkait pelayanan maupun perilaku anggota Polri di wilayah hukum Polda Kepri. (Maman)






