Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Upaya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang dalam memperkuat pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus berlanjut.
Pada Kamis (30/04), Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, melakukan kunjungan dinas ke kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau untuk membahas rencana pembentukan unit pesantren di dalam Lapas.
Dalam kunjungan tersebut, Kalapas didampingi oleh Pejabat Struktural, yakni Kasi Binadik dan Kasubsi Registrasi.
Rombongan disambut hangat oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., beserta jajaran pimpinan institusi.
Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan mendalam mengenai potensi sinergi edukasi dan penyusunan kurikulum keagamaan yang akan diterapkan bagi para santri warga binaan.
Pihak STAIN Sultan Abdurrahman memberikan respons positif dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan tenaga pendidik hingga pengembangan literasi keislaman di lingkungan Lapas.
“Ini merupakan komunikasi awal yang sangat positif. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti untuk memperkuat basis pembinaan kerohanian yang terstruktur sebagai salah satu pilar utama reintegrasi sosial bagi warga binaan,” ujar jajaran Lapas.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mentransformasi Lapas Narkotika Tanjungpinang menjadi pusat pembinaan yang religius dan mencetak insan yang memiliki bekal spiritual kuat sebelum kembali ke masyarakat. (Maman)
