Warga Terdampak Kemarau, Polres Anambas Kirim 20 Ton Air Bersih ke Sri Tanjung

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Anambas (Kepri)-  Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Kondisi tersebut mendorong Polres Kepulauan Anambas turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.

Sebanyak 20 ton atau 20.000 liter air bersih dikirim Polres Kepulauan Anambas ke Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan, Senin (31/08/2026).

Bantuan air bersih tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Tarempa menuju Desa Sri Tanjung menggunakan kapal pengangkut air dan dikawal armada patroli Satpolairud.

Rombongan dipimpin Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin, S.H. Berangkat sekitar pukul 09.20 WIB, rombongan tiba di Desa Sri Tanjung sekitar pukul 09.41 WIB.

Setibanya di lokasi, personel Polres Kepulauan Anambas bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Anambas langsung melakukan penyaluran air kepada masyarakat.

Distribusi bantuan melibatkan Polres Kepulauan Anambas, Satpolairud, Polsek Siantan, Pemerintah Desa Sri Tanjung, personel Damkar, serta masyarakat setempat.

Kondisi geografis Kepulauan Anambas yang merupakan wilayah kepulauan membuat distribusi bantuan air bersih harus dilakukan melalui jalur laut.

Air bersih tersebut diangkut menggunakan KM Star 58 GT 30 dan satu pompong masyarakat. Perjalanan juga dikawal dua armada patroli, yakni kapal patroli Polair KP XXXI-2005 dan kapal patroli C3 Mini.

Bagi masyarakat Desa Sri Tanjung, bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting di tengah terbatasnya ketersediaan air akibat musim kemarau.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Shallahuddin mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika warga mengalami kesulitan air bersih, kami berupaya membantu sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Shallahuddin.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan selama musim kemarau masih berlangsung.

Bantuan 20 ton air bersih tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kehadiran personel kepolisian yang rela membawa air menyeberangi laut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi keterbatasan air.

Air tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan rumah tangga dan menjaga kebersihan.

Musim kemarau sekaligus menjadi pengingat bahwa air merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh dianggap sepele. Ketika ketersediaannya mulai terbatas, persoalan air dapat menjadi beban bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Polres Kepulauan Anambas berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Sebab bagi masyarakat yang sedang menghadapi kekeringan, kehadiran bukan hanya tentang datang membawa bantuan, tetapi tentang menunjukkan bahwa mereka tidak menghadapi kesulitan seorang diri.   (Maman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.