SMAS MAITREYA WIRA TANJUNGPINANG KUNJUNGI RUTAN, PELAJARI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang menerima kunjungan dari SMAS Maitreya Wira Tanjungpinang dalam rangka kegiatan edukasi program pembinaan kemandirian.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat pelaksanaan pembinaan serta berbagai keterampilan yang dikembangkan oleh warga binaan.

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan edukasi tersebut didampingi guru- guru SMAS Maitreya Wira Tanjungpinang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Surya Kusuma, Kepala Seksi Pengelolaan, Fatur Rahmani, dan jajaran Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan SMAS Maitreya Wira Tanjungpinang, Wetry Syelfiyanti.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan memasuki sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Kepala Sub seksi Bimbingan Kegiatan Shabril Huda mengenai program pembinaan kemandirian di Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Dalam sesi pemaparan materi, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai kegiatan pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan dan kemampuan produktif.

Program pembinaan kemandirian ini menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.

Agenda selanjutnya adalah observasi lapangan. Pada kesempatan ini, para siswa-siswi melihat secara langsung hasil karya keterampilan warga binaan, fasilitas pembinaan, serta berbagai aktivitas positif yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Melalui kegiatan edukasi dan observasi tersebut, para pelajar diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian.

Kunjungan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk memahami bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai peran Rutan dalam membina warga binaan agar dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif.    (Maman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.