Senyum dan Uluran Tangan, Potret Humanis Polisi dan Lanal Tarempa Bantu Penumpang KM Bukit Raya

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Anambas (Kepri)- Di tengah hiruk-pikuk Pelabuhan Tarempa, Sabtu (05/09/2026), sebuah pemandangan sederhana menunjukkan makna besar dari kehadiran aparat negara di tengah masyarakat.

Bukan hanya berdiri menjaga keamanan, personel Satpolairud Polres Kepulauan Anambas bersama Lanal Tarempa turun langsung membantu dan mengawal para penumpang yang tiba dari KM Bukit Raya.

Senyum, sapaan dan uluran tangan menjadi bagian dari pelayanan. Bagi sebagian penumpang, bantuan kecil tersebut mungkin terlihat sederhana.

Namun di tengah perjalanan panjang antar pulau, perhatian seperti itu menjadi bentuk nyata bahwa masyarakat tidak berjalan sendirian.

KM Bukit Raya sandar di Pelabuhan Tarempa sekitar pukul 12.30 WIB dan kembali berangkat pada pukul 14.00 WIB. Kapal milik PT PELNI tersebut melayani rute Kijang–Letung–Tarempa–Ranai.

Sebanyak 569 penumpang tercatat berada dalam perjalanan kapal.

Dari jumlah tersebut, 93 penumpang naik dari Tarempa, 288 penumpang turun, sementara 475 penumpang merupakan penumpang lanjutan.

Personel Satpolairud Polres Kepulauan Anambas, Bripda Afrizal dan Bripda Samuel Sihombing, bersama personel Lanal Tarempa, melakukan pengamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama proses kedatangan hingga keberangkatan kapal.

Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa tugas aparat bukan semata-mata tentang pengamanan dan penegakan hukum.

Ada sisi lain yang tak kalah penting: hadir, peduli dan membantu.

Namun dari tindakan sederhana itu lahir pesan besar: keamanan akan terasa lebih bermakna ketika dibarengi dengan kepedulian.

Sinergi Satpolairud Polres Kepulauan Anambas dan Lanal Tarempa juga menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

TNI dan Polri hadir bukan untuk menciptakan jarak, tetapi untuk memastikan masyarakat merasa aman, terlindungi dan dilayani.

Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal datang dan pergi.

Di tempat inilah masyarakat bertemu dengan berbagai cerita, ada yang pulang kepada keluarga, ada yang berangkat mencari nafkah, ada pula yang melanjutkan perjalanan menuju pulau berikutnya.

Karena itu, sebuah senyum, sapaan dan uluran tangan dari aparat dapat menjadi bagian kecil dari perjalanan besar masyarakat.

Pelayanan terbaik bukan hanya tentang seberapa cepat kita bekerja, tetapi seberapa besar masyarakat merasakan bahwa kehadiran kita benar-benar berarti.  (Maman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.