Beritabintan.co.id, Anambas (Kepri)- Kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Terkadang, sebuah tangan yang menopang, bahu yang membantu, dan langkah yang dilakukan bersama justru menjadi bukti nyata bahwa kemanusiaan masih menjadi kekuatan di tengah masyarakat.
Suasana penuh kepedulian itu terlihat di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, ketika personel Denpom Lanal Tarempa, Satpolairud Polres Kepulauan Anambas, serta masyarakat bahu-membahu membantu seorang warga yang sedang sakit untuk naik ke kapal.
Dengan penuh kehati-hatian, sejumlah personel dan warga menopang serta mengangkat warga tersebut hingga berhasil naik ke kapal dengan aman dan nyaman.
Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama yang masih tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Kepulauan Anambas.
Kolaborasi tersebut juga merupakan bagian dari sinergi dalam pengawasan dan menjaga keamanan di kawasan Pelabuhan Pelni Tarempa.
Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Romis Sitorus, S.E., NRP 17642/P memerintahkan Dandenpom Lanal Tarempa Kapten Laut (PM) Puji Setiyono, NRP 21400/P untuk berkolaborasi dengan Polres Kepulauan Anambas dalam pelaksanaan pengawasan di kawasan pelabuhan.
Namun, lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan, kehadiran personel TNI-Polri di tengah masyarakat juga diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan warga.
Sinergi Denpom Lanal Tarempa dan Polres Kepulauan Anambas menjadi pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Kepedulian kepada sesama juga menjadi bagian penting dari pengabdian. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekecil apa pun pertolongan yang diberikan dapat memiliki arti besar bagi mereka yang menerimanya.
Karena itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada momentum tersebut. Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi diharapkan semakin diperkuat agar tercipta lingkungan yang aman sekaligus masyarakat yang semakin peduli terhadap sesama.
Satu tangan mungkin hanya mampu menopang satu orang. Namun, ketika banyak tangan bergerak bersama, beban menjadi lebih ringan.
Dari Pelabuhan Tarempa, pesan itu kembali terlihat: keamanan, persatuan, dan kemanusiaan akan semakin kuat ketika TNI-Polri dan masyarakat berjalan bersama. (Maman)






