Rapat Terbatas Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara 2026

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Jakarta- Selepas menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas terkait Kawasan Ekonomi Khusus, saya kembali melanjutkan Rapat Terbatas dengan Bapak Presiden Prabowo Subianto guna membahas sejumlah isu penting menyangkut penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Rapat ini juga membahas outlook fiskal tahun 2025 dengan defisit APBN yang diperkirakan mencapai 2,78 persen dari produk domestik bruto (PDB). Kondisi ini menunjukkan bahwa capaian ini mencerminkan keseimbangan antara potensi penerimaan dan kebutuhan belanja negara.

Selanjutnya, pembahasan mengenai persiapan penyusunan nota keuangan dan RAPBN 2026 yang rencananya akan disampaikan secara langsung oleh Bapak Presiden kepada DPR pada bulan Agustus mendatang. Penyusunan RAPBN tersebut mengakomodir program prioritas Presiden mulai dari makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi Merah Putih, hingga penguatan ketahanan pangan.

Turut hadir didalam rapat Menteri Sekretariat Negara Bapak Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Bapak Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Keuangan Bapak Thomas Djiwandono dan Bapak Suahasil Nazara.  (Maman)