Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Bintan melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Seligi 2026 yang berlangsung di Aula SAR Polres Bintan, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, S.H., M.H. dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Bintan, Kapolsek jajaran serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2026.
Latpraops ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, yang merupakan operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Melalui kegiatan ini, seluruh personel yang terlibat diberikan pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab serta strategi pengamanan yang akan dilaksanakan di lapangan
Dalam arahannya, Wakapolres Bintan menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idul Fitri, maupun melakukan perjalanan mudik dan wisata.
“Operasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu seluruh personel yang terlibat harus melaksanakan tugas dengan maksimal, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar Wakapolres Bintan.
Operasi Ketupat Seligi 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026 di wilayah hukum Polres Bintan. Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, serta menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Idul Fitri.
Dalam operasi tersebut, Polres Bintan juga akan memfokuskan pengamanan pada sejumlah titik strategis seperti pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta jalur-jalur yang berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Polres Bintan menerjunkan sebanyak 196 personel Polri untuk terlibat langsung dalam operasi tersebut, Tidak hanya melibatkan personel Polri, Operasi Ketupat Seligi 2026 juga didukung oleh personel gabungan dari berbagai instansi terkait sebanyak 211 personel, yang terdiri dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Basarnas, BPBD, Tagana, Senkom, Pramuka, KSOP dan Jasa Raharja guna memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan secara maksimal dan terpadu.
Untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat, Polres Bintan juga telah menyiapkan 7 pos operasi, yang terdiri dari 5 Pos Pengamanan yang berada di Pos Pam Simpang Lagoi, Pos Pam KM 16 Toapaya, Pos Pam Pantai Trikora, Pos Pam Kijang, dan Pos Pam Tambelan serta 2 Pos Pelayanan (Pos Yan) yaitu Pos Yan Pelabuhan ASDP Tanjung Uban dan Pos Yan Pelabuhan Bulang Linggi.
Usai pelaksanaan Latpraops, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan untuk mensimulasikan pola pengamanan di lapangan. Melalui TFG tersebut, seluruh personel dapat memahami secara teknis skenario penanganan berbagai potensi situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan operasi.
Dengan dilaksanakannya Latpraops dan TFG ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2026 dapat melaksanakan tugas secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman di wilayah Kabupaten Bintan. (Maman)
