Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)- Lahan kosong seluas kurang lebih 300 meter persegi di Jalan Nuri Indah, sekitar Perumahan Villa Vista, RT 01/RW 07, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, terbakar pada Minggu (13/9/2026) siang.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.20 WIB setelah Ketua RT 01, menerima informasi dari warga mengenai adanya kepulan asap yang terlihat dari area lahan kosong milik warga bernama Aliang tersebut.
Mendapat informasi tersebut pun langsung menuju lokasi dan menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pinang Kencana, Aiptu Rudi Sitepu.
Sekitar pukul 12.28 WIB, Aiptu Rudi Sitepu tiba di lokasi dan segera berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang. Bersama warga sekitar, upaya pemadaman awal dilakukan menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api meluas.
Tidak lama berselang, sekitar pukul 12.40 WIB, personel Polsek Tanjungpinang Timur bersama piket fungsi dan petugas Damkar Kota Tanjungpinang tiba di lokasi. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang berada di area lahan.
Upaya pemadaman berlangsung hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.05 WIB. Petugas kemudian melakukan penyiraman dan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi dan warga di sekitar lokasi.
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra, S.H., M.H., juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dapat dengan mudah merambat ke lahan kering dan memicu kebakaran yang lebih luas.
Kebakaran serupa diketahui sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi tersebut pada Senin (24/8/2026).
“Dalam kejadian kali ini tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiel. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif”, pungkasnya. (Maman)







