Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepri, Bpk. Aris Munandar, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Senin (3/8/2026) mulai pukul 14.00 WIB. Kunjungan ini didampingi langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, beserta jajaran Seksi Binadik dan Seksi Kegiatan Kerja.
Dalam kunjungannya, Kakanwil meninjau langsung kegiatan pengolahan makanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dapur Lapas guna memastikan standar kebersihan dan kelayakan penyediaan makanan bagi WBP.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya menjaga mutu dan higienitas penyediaan konsumsi bagi seluruh WBP di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
Selanjutnya, Kakanwil meninjau kegiatan pembinaan kemandirian WBP di bengkel kerja serta sarana pembinaan kemandirian di bidang perikanan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
Program budidaya perikanan yang dijalankan tersebut mengembangkan ikan patin dengan jumlah sekitar 2.000 ekor atau setara dengan kurang lebih 600 kilogram, sebagai salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang telah berjalan secara konsisten.
Momen yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini adalah keikutsertaan Kakanwil dalam Panen Raya Ikan Patin yang dilaksanakan secara simbolis, sebagai hasil nyata dari program pembinaan kemandirian WBP di bidang budidaya perikanan.
Kegiatan panen berlangsung meriah dan menjadi wujud keberhasilan kerja sama antara petugas dan WBP dalam mengelola program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.
Kakanwil memberikan arahan dan apresiasi atas keberhasilan program pembinaan kemandirian WBP, khususnya di bidang budidaya perikanan dan pengolahan dapur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menyampaikan bahwa panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian sekaligus motivasi bagi petugas dan WBP untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan.
Hasil panen ikan patin akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi WBP serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi program produktif yang berkelanjutan.
Ke depan, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang akan terus meningkatkan program ketahanan pangan melalui pengembangan budidaya perikanan dan program-program kemandirian lainnya. (Maman)






