Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Suasana Ramadhan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang semakin terasa dengan digelarnya latihan marawis oleh warga binaan, Rabu (04/03). Alunan merdu tabuhan rebana yang berpadu dengan lantunan Shalawat Badar menggema, menghadirkan nuansa religius yang khusyuk sekaligus penuh semangat kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing warga binaan duduk bersila sambil memegang alat musik marawis yang terbuat dari kayu dan kulit lembu. Dengan kekompakan dan irama yang selaras, mereka menabuh rebana mengiringi syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, warga binaan perempuan (WBP) turut ambil bagian sebagai vokalis yang melantunkan shalawat dengan penuh penghayatan.
Latihan marawis ini tidak hanya menjadi pengisi kegiatan di bulan suci, tetapi juga sarana pembinaan kepribadian yang menanamkan nilai-nilai religius, mempererat tali persaudaraan antarwarga binaan, serta menjadi wadah penyaluran bakat seni Islami.
Marawis sendiri merupakan seni musik Islami bernuansa Timur Tengah yang berkembang di Indonesia dan biasa dimainkan secara berkelompok menggunakan alat perkusi seperti rebana dengan irama khas serta syair-syair bernilai keagamaan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas Rutan melakukan pengawasan secara langsung untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, suasana Ramadhan di Rutan semakin bermakna dan mampu memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan. (Maman)





