Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Inovasi di lingkungan pemasyarakatan terus berkembang.
Kali ini, sebanyak 29 peserta program pemagangan Batch II di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang resmi memaparkan rangkaian program inovasi hasil dari implementasi kerja selama kurang lebih lima bulan terakhir, Selasa (12/05).
Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas ini menampilkan 9 kelompok pemagang yang mempresentasikan ide-ide kreatif mereka guna menjawab tantangan tugas dan fungsi di berbagai lini pemasyarakatan.
Inovasi yang dipaparkan mencakup aspek digitalisasi layanan, penguatan pembinaan, hingga pengelolaan lingkungan.
Beberapa inovasi unggulan yang menjadi sorotan di antaranya adalah Website E-Logbook, Digitalisasi Screening, dan Sistem Informasi Gerakan Apel Pagi yang bertujuan mempercepat alur birokrasi internal.
Tak hanya di bidang administratif, bidang pembinaan kemandirian juga menelurkan program kreatif seperti produksi sabun, pelatihan sulam payet, hingga program ketahanan pangan berbasis Aquaponik dan Budikdamber.
Kalapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pemagang.
Beliau menekankan bahwa inovasi-inovasi ini, seperti Digitalisasi Pendaftaran Kunjungan via G-Form dan Pojok Informasi Kesehatan, sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap program-program ini tidak berhenti pada tahap paparan saja, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membantu kinerja petugas menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Fauzi Harahap.
Sebagai langkah nyata, pihak Lapas akan segera menyusun Nota Dinas pendukung agar inovasi-inovasi tersebut dapat disosialisasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem kerja rutin.
Selain memperkuat pelayanan, program ini juga membuktikan keberhasilan program pemagangan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi kemajuan organisasi. (Maman)







