Beritabintan.co.id, Bengkulu- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu memfasilitasi kegiatan skrining kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya mendukung pengendalian penyakit menular di Kota Bengkulu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Skrining dilaksanakan pada Senin (12/10), bertempat di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Bengkulu, dengan sasaran pemeriksaan HIV dan malaria. Pada pelaksanaan hari ini, sekitar 100 orang warga binaan dari Blok Narkoba dan blok isolasi mengikuti kegiatan tersebut.
Program ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dengan Lapas Kelas IIA Bengkulu dalam rangka pengendalian penyakit HIV, sifilis, hepatitis, dan malaria.
Pelaksanaan skrining dijadwalkan pada 12–13 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, warga binaan memperoleh akses terhadap upaya deteksi dini penyakit menular.
Skrining kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung identifikasi kondisi kesehatan, sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing individu.
Lapas Kelas IIA Bengkulu terus mendukung pelaksanaan program kesehatan melalui kerja sama dengan instansi terkait, khususnya Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen dalam memenuhi hak kesehatan warga binaan sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat. (Maman)







