USUNG KEARIFAN LOKAL, RUTAN TANJUNGPINANG DISKUSIKAN NAMA BLOK HUNIAN BERSAMA LAM KEPRI TANJUNGPINANG

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang (LAM) melaksanakan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang dalam rangka diskusi dan pemaparan Daftar Usulan Nama-Nama Blok Hunian, bertempat di Ruang Sekretariat WBK/WBBM, Selasa (24/02).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang dan jajaran Kepala Seksi serta rombongan LAM Kepri Kota Tanjungpinang yang dipimpin langsung oleh Ketua LAM, Dato’ Dr. Drs. H.M. Juramadi Esram.

Dalam pemaparannya, Dato’ Rendra Setyadiharja selaku Ketua Bidang Penelitian, Pengkajian, dan Penulisan Adat Budaya Melayu LAM Kepri Kota Tanjungpinang menyampaikan secara rinci konsep penamaan blok hunian yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Melayu. Usulan tersebut terbagi dalam beberapa kategori, di antaranya penamaan berdasarkan kearifan lokal maritim seperti “Penjajab” dan “Pencalang”, istilah Melayu seperti “Bilik Tunjuk Ajar” dan “Bilik Madah Berbudi”, nama persenjataan Melayu seperti “Rentaka” dan “Kelewang”, hingga usulan pergantian istilah “Straffsel” menjadi “Bilik Salang”. Selain itu, untuk kamar hunian wanita diusulkan nama “Bunga Puteri Malu” yang sarat makna kesantunan dan pengendalian diri.

Menurutnya, setiap nama tidak sekadar menjadi identitas ruang, tetapi mengandung pesan filosofis tentang transformasi, pembelajaran moral, keteguhan diri, hingga refleksi atas konsekuensi perbuatan. Penamaan ini diharapkan mampu memperkuat nilai pembinaan di dalam Rutan melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Ketua LAM Kepri Kota Tanjungpinang, Dato’ Dr. Drs. H.M. Juramadi Esram, dalam sambutannya menegaskan bahwa adat istiadat dan budaya Melayu merupakan warisan leluhur yang sangat berharga. Oleh karena itu, menjaga, melestarikan, merawat, dan mengembangkan tradisi Melayu menjadi tanggung jawab bersama, termasuk melalui simbol dan identitas ruang di lingkungan pemasyarakatan.  (Maman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.