Beritabintan.co.id, Balikpapan- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan menerima kunjungan perwakilan Kementerian Kehakiman Jepang, Tanabe, dalam rangka Sharing Session sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan berbagai program pembinaan dan pelayanan bagi Warga Binaan, pada Selasa (22/09/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, bersama pejabat struktural. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ruang untuk berbagi informasi serta pengalaman mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam pembinaan Warga Binaan.
Dalam sharing session, jajaran Rutan Balikpapan memperkenalkan berbagai program pembinaan yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan, kemandirian, serta kesiapan untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.
Usai sesi diskusi, Tanabe diajak meninjau secara langsung sejumlah area dan program yang ada di Rutan Balikpapan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah program ketahanan pangan, yang dikembangkan dengan melibatkan Warga Binaan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian.
Rombongan juga melihat kegiatan produksi tempe yang menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif di Rutan Balikpapan. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan, tetapi juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan meninjau blok hunian Warga Binaan guna melihat kondisi serta pelaksanaan pembinaan dan pelayanan di lingkungan hunian. Selain itu, Tanabe turut mengunjungi Klinik Pratama Rutan Balikpapan untuk melihat fasilitas dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Warga Binaan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan ini menjadi kesempatan positif untuk saling bertukar wawasan mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi dan program pembinaan yang telah berjalan di Rutan Balikpapan.
Melalui kunjungan dan sharing session ini, Rutan Balikpapan berharap dapat memperluas wawasan serta memperkuat semangat untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen Rutan Balikpapan dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, produktif, dan humanis, dengan tetap memperhatikan pemenuhan hak serta peningkatan kualitas pembinaan Warga Binaan. (Maman)






