Beritabintan.co.id, Anambas (Kepri)- Polres Kepulauan Anambas terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi potensi bencana dan situasi darurat melalui kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) mitigasi bencana yang dilaksanakan bersama Basarnas, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Anambas di Gedung Bhayangkara Polres Kepulauan Anambas, Kamis (30/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Kepulauan Anambas KOMPOL Shallahuddin, S.H., Kapolsek Siantan, Pejabat Utama Polres Kepulauan Anambas, Kepala Basarnas Kabupaten Kepulauan Anambas Dwianto Bima, Kabid Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kepulauan Anambas Arnov, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas Noverman, serta personel Polres Kepulauan Anambas, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kepulauan Anambas KOMPOL Shallahuddin, S.H. menegaskan bahwa kemampuan Search and Rescue (SAR) dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) merupakan kompetensi dasar yang telah diberikan kepada setiap anggota Polri sejak menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN).
Namun, kemampuan tersebut harus terus diasah melalui pelatihan yang berkelanjutan bersama instansi yang memiliki kompetensi di bidang penanggulangan bencana.
Menurutnya, peningkatan kemampuan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 14, yang mengamanatkan Polri untuk turut serta dalam penanggulangan bencana, memberikan perlindungan, pengayoman, serta bantuan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap materi dan praktik dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal saat bertugas di lapangan.
Sementara itu, Kapolsek Siantan IPTU Dodi Setiawan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Latkatpuan bertujuan untuk mengulas kembali sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dasar kepolisian yang telah diperoleh selama pendidikan. Menurutnya, kemampuan tersebut harus terus dikembangkan agar personel semakin profesional dalam menjalankan tugas.
Ia juga menekankan bahwa pelatihan bersama Basarnas, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan maupun bencana. Dengan kolaborasi yang baik, setiap unsur dapat bergerak lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta menerima materi mengenai teori segitiga api, klasifikasi kebakaran, teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), mitigasi risiko bencana, hingga penanganan keadaan darurat. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan life jacket, pengenalan peralatan pemadaman kebakaran, simulasi animal rescue, serta praktik pemadaman api menggunakan APAR.
Rangkaian Latkatpuan akan berlanjut pada Sabtu, 1 Agustus 2026, melalui pelatihan Search and Rescue (SAR) di Pantai Pasir Manang, Tanjung Momong, yang dipandu oleh instruktur Basarnas Kabupaten Kepulauan Anambas.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Anambas bersama Basarnas, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Anambas mempertegas komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Semangat “semakin terlatih, semakin sigap melindungi masyarakat saat keadaan darurat” menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, profesional, dan responsif. (Maman)







