Satbinmas Polres Bintan Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba, Selamatkan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi dan menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa, Satbinmas Polres Bintan menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya dan Penyalahgunaan Narkoba kepada para pelajar SMA Negeri 1 Toapaya, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bintan AKP Pelmi Candra Gusta bersama personel Satbinmas, yakni Aipda Sabdi Dahler, Aipda Eko Saputra Sihombing, Bripka Dodi Doresman, Bripka Subadri, dan Briptu M. Ihza Adiprasetyo, S.H. Sebanyak 60 siswa-siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Toapaya mengikuti kegiatan sosialisasi dengan antusias.

Kasat Binmas Polres Bintan membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi dan penyuluhan di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam membentengi para pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun jaringan peredaran gelap narkotika.

Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh Aipda Eko Saputra Sihombing yang menjelaskan secara menyeluruh mengenai pengertian narkotika, jenis-jenis narkotika, penggolongannya, dampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial, perubahan perilaku yang dialami pengguna, tujuan penyalahgunaan narkotika, jalur masuk peredaran narkoba, upaya pemberantasan yang dilakukan aparat penegak hukum, hingga ketentuan pidana beserta ancaman hukuman bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Dalam penyampaiannya, para siswa diberikan pemahaman bahwa narkoba tidak hanya menghancurkan kesehatan dan masa depan seseorang, tetapi juga dapat memutus cita-cita, merusak keharmonisan keluarga, serta mengancam masa depan bangsa.

Oleh sebab itu, para pelajar diharapkan memiliki keberanian untuk menolak setiap bentuk penyalahgunaan narkoba dan menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya untuk hidup sehat serta menjauhi barang haram tersebut.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para siswa aktif menyampaikan pertanyaan seputar bahaya narkoba, cara mengenali ciri-ciri penyalahgunaan narkotika, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi narkoba, seluruh peserta mengikuti deklarasi “Katakan Tidak Pada Narkoba” yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Pada kesempatan tersebut, Satbinmas Polres Bintan juga menyerahkan sarana kontak berupa 60 paket perlengkapan alat tulis kepada para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar para pelajar.

Kasat Binmas Polres Bintan AKP Pelmi Candra Gusta mengatakan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama dari ancaman narkoba.

Menurutnya, pencegahan sejak usia sekolah menjadi langkah yang paling efektif dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

“Penyalahgunaan narkoba adalah musuh bersama yang dapat merusak masa depan anak-anak kita.

Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga diri dari narkoba merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan bangsa.

Kami berharap para pelajar menjadi generasi yang berani berkata tidak terhadap narkoba serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar AKP Pelmi Candra Gusta.

Melalui kegiatan ini, Polres Bintan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah-langkah preventif dan edukatif guna menekan angka penyalahgunaan narkoba.

Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu membangun benteng yang kuat dalam melindungi generasi muda, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta siap menjadi penerus bangsa menuju Indonesia yang maju dan bebas dari narkoba.  (Maman)