Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Selama ini, pasien jantung di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang membutuhkan bedah terbuka hanya punya satu tujuan, yakni Jakarta.
Pada Jumat, 9 Oktober 2026, jalur itu mulai berubah. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang menggelar operasi bedah jantung terbuka pertama di Kepri.
Kabar perubahan itu datang sehari sebelumnya, pada Kamis siang, 8 Oktober 2026 dari Direktur RSUD RAT dr Bambang Utoyo.
“Insya Allah mulai besok kita melakukan bedah jantung terbuka,” katanya, kepada awak media di lantai 4 RSUD RAT.
Bambang menyebut, persiapannya tidak instan. Tim jantung (heart team) RSUD RAT bekerja di bawah pengawasan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita lewat proctorship, yakni alih pengetahuan dan keterampilan dari rumah sakit pengampu kepada rumah sakit yang diampu.
Bersama tim Harapan Kita, mereka menyeleksi dan mengevaluasi pasien yang memenuhi kriteria tindakan.
Hasilnya, kata Bambang, sebanyak dua pasien ditetapkan untuk menjalani operasi bedah jantung terbuka, dengan satu pasien lainnya disiapkan sebagai pasien cadangan.
Dari Ruang Sidang ke Ruang Pantau
Pada hari yang sama dengan pengumuman Bambang, Gubernur Kepri Ansar Ahmad datang langsung ke RSUD RAT. Ia membawa Direktur Utama RSJPD Harapan Kita, dr Iwan Dakota, untuk memantau kesiapan operasi.
Bagi Ansar, operasi ini lebih dari sekadar peristiwa medis. Ia menyebutnya inovasi Pemprov Kepri dalam melayani kesehatan warga, dengan tujuan yang terang.
“Tujuan akhirnya agar kita mudah-mudahan tidak mengirim lagi pasien-pasien jantung, neurointervention, stroke ke Jakarta lagi atau ke tempat yang lain,” tuturnya.
Harapan itu tidak datang dari Ansar seorang. Iwan Dakota, adik kandung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini, memandang pendampingan rumah sakitnya sebagai jalan menuju kemandirian daerah.
“Tujuannya memberdayakan rumah sakit daerah agar pelayanan dapat berjalan mandiri dan mengurangi pasien jantung berobat ke Jakarta,” katanya.
Pendampingan yang Dimulai Sejak 2023
Kerja sama kedua rumah sakit ini bukan barang baru. RSJPD Harapan Kita mendampingi RSUD RAT sejak 2023.
Saat itu, Kepri menjadi provinsi ke-21 dari 34 provinsi yang memulai pembelajaran operasi bedah jantung terbuka melalui program pengampuan. Kini Harapan Kita kembali turun tangan untuk memperkuat sekaligus mengevaluasi layanan.
“Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memastikan mutu pelayanan jantung di daerah sesuai dengan standar rumah sakit pusat,” ujar Iwan usai memantau persiapan.
Bagi Iwan, operasi pertama ini bukan garis akhir. Pengampuan tidak berhenti setelah tindakan selesai.
“Tim pengampu akan memantau, mengevaluasi, dan mendampingi RSUD RAT secara berkala agar kualitas layanan tetap terjaga,” pungkasnya. (Maman)
(Sumber: ulasan.co )







