Proyek Jembatan Pejalan Kaki di Senggarang Mangkrak, Warga Kecewa

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Proyek pembangunan jembatan pejalan kaki di RT 002/RW 003, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, hingga kini belum selesai. Proyek yang telah berjalan hampir dua bulan tersebut dilaporkan terhenti.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Program Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Riau.

Pekerjaan berupa pembuatan jembatan pejalan kaki tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp212,34 juta, dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender. Proyek dikerjakan oleh CV Megasino Jaya dan diawasi CV Sekawan Madani.

Pantauan di lokasi, kondisi jembatan yang sebelumnya hanya mengalami kerusakan parah di bagian ujung kini terlihat semakin hancur akibat pekerjaan yang belum dilanjutkan. Panjang jembatan yang dikerjakan diperkirakan mencapai 30 meter.

Salah seorang warga yang berada di lokasi mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kerusakan yang awalnya hanya terjadi di bagian ujung kini justru membuat kondisi jembatan secara keseluruhan semakin parah.

“Awalnya yang rusak hanya bagian ujung, sekarang malah hancur semuanya. Pekerjaannya sudah hampir dua bulan, tapi sekarang terhenti,” ujarnya.

Warga berharap pihak terkait segera melanjutkan pekerjaan tersebut agar akses masyarakat tidak semakin terganggu dan kondisi jembatan dapat kembali digunakan dengan aman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepri terkait penyebab terhentinya pekerjaan tersebut.    (Maman)