Pembinaan Rohani Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Dan Jamaah Tabligh Yayasan Masjid Baiturrahman Adakan Pengajian

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)-  Lembaga Pemasyarakatan (Kelas) IIA Tanjungpinang dan Jamaah Tabligh Yayasan Masjid Baiturrahman melalui kegiatan pembinaan rohani melaksanakan kegiatan pengajian Jamaah Tabligh di Mesjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memberikan motivasi kepada warga binaan pemasyarakatan agar senantiasa memperbaiki diri dengan meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW.

Dalam penyampaian materi, jamaah diajak untuk memahami bahwa Rasulullah SAW merupakan suri teladan terbaik bagi umat Islam.

Keteladanan beliau tercermin melalui sifat jujur (shiddiq), amanah, menyampaikan kebenaran (tabligh), dan bijaksana (fathanah).

Selain itu, Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kasih sayang, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama.

Melalui pengajian ini, warga binaan diberikan pemahaman bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri.

Masa pembinaan di dalam lapas hendaknya dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan ibadah, memperbanyak amal saleh, menjaga lisan, serta membangun akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup, menjaga persaudaraan sesama umat, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Suparman mengatakan kegiatan pengajian Jamaah Tabligh yang dilaksanakan oleh Yayasan Masjid Baiturrahman di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan rohani warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran untuk meningkatkan iman dan takwa, memperbaiki akhlak, memperkuat tekad untuk bertaubat, serta mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.” Ujar Kalapas.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat positif dalam membentuk pribadi warga binaan yang berakhlak mulia, memiliki semangat perubahan, dan siap kembali berperan secara baik di tengah keluarga dan masyarakat.    (Maman)