Beritabintan.co.id, Anambas (Kepri)- Hamparan lahan pertanian di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi saksi panen raya jagung pipil Kuartal III Tahun 2026 pada hari Minggu (27/09/2026).
Panen raya tersebut dihadiri langsung Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Anambas Ny. Dama Munir. Momentum ini menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas dan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Kapolsek Jemaja Iptu Sutomo beserta Ny. Dini Sutomo, Danposal Jemaja yang diwakili Serda Jimmy Sutejo, Danramil 0318/04 Letung yang diwakili Serma Edi Sucipto, Camat Jemaja Timur Tetti Amalia, SE, Kepala UPT Balai Benih Pertanian Terpadu Jemaja Timur Iswandi, Kepala Desa Bukit Padi Lukman Hakim, personel Polsek Jemaja serta sejumlah unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kapolsek Jemaja dan doa bersama. Setelah itu, Kapolres Kepulauan Anambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mendukung program penanaman hingga panen jagung.
Misbachul secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Jana Dihartono yang telah bersedia meminjamkan lahannya untuk mendukung pelaksanaan program penanaman jagung.
“Terima kasih kepada Pak Jana yang telah bersedia meminjamkan lahan untuk mendukung pelaksanaan program penanaman jagung,” ujar Misbachul.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang ikut berpartisipasi sehingga program tersebut dapat berjalan hingga memasuki masa panen.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Bapak dan Ibu yang telah memberikan dukungan dan partisipasi sehingga kegiatan penanaman hingga pelaksanaan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 dapat terlaksana,” katanya.
Menurutnya, hasil panen bukan hanya menjadi capaian dalam kegiatan pertanian, tetapi diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Harapan saya semoga hasil panen jagung ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas,” tutur Misbachul.
Panen raya dilaksanakan di lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi di Jalan Irigasi, Desa Bukit Padi. Lahan tersebut merupakan tanah hitam dengan karakter lahan gambut dan dikelola bersama Kelompok Tani Makmur Jaya.
Masa tanam jagung tersebut berlangsung selama 110 hari hingga memasuki masa panen, dengan hasil panen mencapai kurang lebih 1 ton jagung pipil.
Hasil tersebut menjadi salah satu gambaran produktivitas lahan sekaligus semangat para petani dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pemilik lahan, Jana Dihartono, merupakan petani/pekebun yang berdomisili di Desa Bukit Padi. Kesediaannya menyediakan lahan menjadi bagian dari kolaborasi masyarakat dalam mendukung program pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Jemaja Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama jajaran juga melaksanakan panen jagung secara langsung. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah aktivitas pertanian masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dan kolaborasi dengan para petani.
Selain panen raya, kegiatan diisi dengan penyerahan bantuan kepada sejumlah penerima manfaat yang berasal dari kalangan petani. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan kepada masyarakat.
Para penerima manfaat di antaranya Jana Dihartono, Suryadi, M. Kholid, dan Cep Aripin yang seluruhnya merupakan petani/pekebun di Desa Bukit Padi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh unsur yang hadir.
Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, TNI, pemerintah desa hingga masyarakat dan kelompok tani.
Bagi Kabupaten Kepulauan Anambas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk terus mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memperkuat peran petani sebagai bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Polres Kepulauan Anambas berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus berlanjut, sehingga hasil pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Maman)
