Beritabintan.co.id, Bintan (Kepri)- Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat melalui program desa binaan yang berlokasi di Kampung Banjar Lama Desa Gunung Kijang.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia setempat dengan fokus pada penanaman benih geledek di lahan desa binaan, Sabtu (25/04/2026).
Ikut secara langsung Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Suparman, beserta pejabat struktural dan staff. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat.
Penanaman benih geledek dipilih sebagai langkah strategis untuk memanfaatkan lahan produktif yang tersedia serta meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat desa.
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Suparman, menyampaikan bahwa program desa binaan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati HBP ke-62, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai institusi pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan pemberdayaan kelompok wanita,” ujar Kalapas.
Kelompok Wanita Tani Dahlia Desa Gunung Kijang menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Mereka menilai bahwa dukungan dari Lapas Kelas IIA Tanjungpinang memberikan semangat baru dalam mengelola lahan pertanian secara lebih optimal.
Selain penanaman benih, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang juga memberikan bantuan berupa pupuk organik yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan hasil perkebunan.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi ringan mengenai teknik budidaya tanaman serta pemanfaatan hasil pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang berharap program desa binaan dapat terus berkembang dan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Maman)
