Beritabintan.co.id, Balikpapan- Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, memberikan pengarahan sekaligus menyapa secara langsung warga binaan di Lapangan Blok B Rutan Balikpapan, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Karutan disambut antusias oleh warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut.
Momentum ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan dialog antara pimpinan dengan warga binaan.
Dalam arahannya, Andre Silalahi menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Balikpapan.
Ia mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama menjalani masa pembinaan.
“Tetap jaga keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Balikpapan.
Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif,” pesan Karutan.
Selain menekankan aspek keamanan, Karutan juga mengingatkan warga binaan agar memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya.
Ia mendorong seluruh warga binaan untuk aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan.
“Ikuti program pembinaan yang ada. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik, Dengan mengikuti pembinaan dan memenuhi persyaratan yang ada, nantinya akan mempermudah teman-teman dalam proses pengurusan program integrasi,” jelasnya.
Menurut Karutan, masa menjalani pidana harus dapat menjadi kesempatan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Berbagai program pembinaan, baik kepribadian maupun kemandirian, diharapkan dapat memberikan bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Karutan juga memperkenalkan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Balikpapan, Muhammad Agung Adynatha, kepada warga binaan.
Dalam arahannya, Ka. KPR menyampaikan bahwa komunikasi yang terbuka antara petugas dan warga binaan merupakan salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif.
Ia mengajak warga binaan untuk tidak ragu menyampaikan permasalahan maupun aspirasi kepada petugas melalui komunikasi yang baik.
“Apa yang disampaikan oleh Kepala Rutan Balikpapan merupakan hal yang baik.
Tidak perlu takut atau khawatir untuk berkomunikasi dengan kami. Setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.
Kita harus berkomitmen serta membangun rasa kepedulian terhadap sesama untuk kebaikan” ungkap Muhammad Agung.
Ia menegaskan bahwa petugas tidak hanya hadir untuk memberikan pengarahan, tetapi juga untuk mendengarkan apa yang dirasakan dan disampaikan oleh warga binaan.
“Kami tidak hanya datang untuk memberikan pengarahan, tetapi juga untuk mendengar.
Apa yang dirasakan dan disampaikan warga binaan menjadi masukan penting bagi kami dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen jajaran Rutan Balikpapan dalam membangun pola pembinaan yang humanis melalui komunikasi dan pendekatan yang terbuka.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan berbagai persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalisir.
Di akhir arahannya, Karutan memberikan motivasi kepada seluruh warga binaan agar tidak menyia-nyiakan masa pembinaan.
Ia mengingatkan bahwa berada di dalam rutan bukanlah akhir dari perjalanan kehidupan, melainkan kesempatan untuk belajar, berbenah, dan mempersiapkan diri menyambut masa depan.
“Rutan bukanlah akhir dari segalanya. Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” pungkas Karutan. (Maman)






