Beritabintan.co.id, Balikpapan- Seperti apa pelayanan dan program pembinaan yang berjalan di Rutan Kelas IIA Balikpapan? Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Yan Rusmanto, melihatnya secara langsung saat melaksanakan kunjungan ke Rutan Balikpapan, Sabtu (26/09/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil didampingi Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, beserta jajaran.
Kunjungan diawali dengan meninjau program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan, mulai dari budidaya ikan lele hingga peternakan ayam petelur.
Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan produktif yang dikembangkan sebagai sarana pembinaan bagi Warga Binaan.
Selanjutnya, Yan Rusmanto meninjau Dapur Sehat Rutan Balikpapan untuk melihat penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Klinik Rutan guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik dalam mendukung pemenuhan hak dasar Warga Binaan.
Tak hanya fasilitas internal, Kakanwil turut memantau pelaksanaan pelayanan kunjungan tatap muka.
Ia melihat secara langsung proses pelayanan kepada keluarga Warga Binaan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang tertib, humanis, dan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga melihat penjualan hasil panen telur omega yang merupakan salah satu produk dari program Bimbingan Kegiatan Rutan Balikpapan.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga diarahkan pada aktivitas produktif yang bernilai manfaat.
Kepala Rutan Balikpapan, Andre Silalahi, menyampaikan bahwa kunjungan Kakanwil menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal sekaligus mengembangkan pembinaan yang produktif.
Harapannya, setiap program dapat memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Andre.
Melalui kunjungan ini, Rutan Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, humanis, produktif, dan berorientasi pada pelayanan prima. (Maman)
