Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)- Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, melaksanakan sosialisasi Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada masyarakat, khususnya para pengunjung Rutan, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus sebagai ajang menyapa dan menjalin komunikasi secara langsung dengan para pengunjung yang sedang memanfaatkan layanan besukan.
Bertempat di ruang layanan besukan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Kepala Rutan didampingi oleh jajaran pejabat struktural menyampaikan komitmen Rutan Tanjungpinang dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas, Karutan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung terciptanya lingkungan pelayanan yang bebas dari praktik pungutan liar dan gratifikasi.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Karutan turut menyapa para pengunjung serta menanyakan secara langsung pengalaman mereka selama menerima layanan di Rutan Kelas I Tanjungpinang.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menerima berbagai masukan dan saran sebagai bahan evaluasi guna terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan profesional.
Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk menyampaikan sosialisasi, tetapi juga mendengarkan langsung masukan dari para pengunjung agar pelayanan di Rutan Tanjungpinang semakin baik,” ujar Alanta Imanuel Ketaren.
Salah seorang pengunjung menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kepala Rutan beserta jajaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan keterbukaan Rutan Tanjungpinang dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai komitmen pembangunan Zona Integritas.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Tanjungpinang berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Maman)
