Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepri Evaluasi Program “One Day One Room Inspection” Untuk Tingkatkan Keamanan Lapas/Rutan/LPKA

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Riau Aris Munandar hari Senin, 1 Desember 2025 memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program “One Day One Room Inspection” (ODORI) di lingkungan Lapas dan Rutan se-wilayah Kepulauan Riau.

Perlu diketahui bahwa program ODORI ini merupakan implementasi dari “Proyek Perubahan” yang dihasilkan dalam Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I (PKN I) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Angkatan 65 Tahun 2025. Program ini dirancang sebagai solusi inovatif untuk menjawab tantangan pengamanan di Lapas/Rutan/LPKA secara lebih sistematis dan berdampak.

Evaluasi kali ini dilakukan guna mengukur efektivitas program yang berakar pada kajian kepemimpinan strategis tersebut, khususnya dalam pencegahan masuknya barang terlarang, seperti narkoba dan telepon genggam, serta menjaga ketertiban di dalam lembaga.

Dalam arahan sekaligus penegasannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi atas capaian positif yang telah diraih sejauh ini. Namun, beliau juga menginstruksikan beberapa langkah perbaikan, antara lain:

1. Konsistensi dan Keacakan: Pelaksanaan ODORI harus dilakukan secara konsisten setiap hari dengan penentuan ruang/blok yang diperiksa secara benar-benar acak dan mendadak.
2. Ketelitian dan Integritas: Petugas wajib melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan teliti. Ditekankan larangan keras terhadap segala bentuk kolusi atau kebocoran informasi jadwal inspeksi.
3. Penindaklanjutan Tegas: Temuan barang terlarang harus segera ditindaklanjuti secara hukum dan administratif, dengan koordinasi penuh kepada pihak Kepolisian.

“Program ODORI adalah benteng pertama kita. Sebagai buah dari proyek perubahan Diklat PKN I LAN, program ini dirancang dengan pendekatan strategis. Saya minta semua jajaran untuk menjalankan ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas tanpa kompromi, sesuai dengan semangat inovasi kepemimpinan yang melahirkannya,” tegas Aris Munandar.

Komitmen ini sejalan dengan visi Ditjen Pemasyarakatan untuk menciptakan Lapas yang bersih, aman, dan manusiawi, serta mendukung proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan lebih optimal.  (Maman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.