Beritabintan.co.id, Cipinang- Lapas Kelas I Cipinang terus memperkuat pembinaan kerohanian melalui kajian rutin tadabur Al-Qur’an yang diikuti oleh Warga Binaan.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membangun kebiasaan membaca dan memahami pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Tadabur tidak berhenti pada aktivitas membaca ayat, tetapi dilanjutkan dengan merenungi makna dan mengambil pelajaran yang relevan dengan kehidupan.
Warga Binaan diajak memahami nilai kesabaran, kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta pentingnya memperbaiki diri sebagai bekal menjalani kehidupan.
Kalapas Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan harus memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku Warga Binaan.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan. Harapannya, nilai-nilai kebaikan yang dipelajari dalam kajian dapat tercermin dalam sikap dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui tadabur Al-Qur’an, Lapas Cipinang mendorong pembinaan yang tidak hanya membangun pemahaman keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat kesadaran diri, dan menumbuhkan semangat untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik.
Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (Maman)






