Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau J. Devy Sudarso memimpin Upacara
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Bagian Tata Usaha dan Koordinator pada Kejaksaan
Tinggi Kepulauan yang berlangsung di Aula Sasana Baharuddin Lopa Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Kamis
(21/05/2026).
Kajati Kepri, J. Devy Sudarso, dalam amanatnya mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa atas berkah, karunia dan perkenan-Nya hari ini kita dapat mengikuti prosesi yang sarat akan makna,
pada hari yang penuh makna ini kita dapat melaksanakan Pelantikan, Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala
Bagian Tata Usaha dan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dengan khidmat dan dalam
keadaan sehat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada hari ini bukanlah sekadar seremonial administratif,
melainkan bagian dari proses organisasi yang memiliki makna penting dalam menjaga kesinambungan
pelaksanaan tugas, penyegaran organisasi, serta penguatan kelembagaan Kejaksaan.
Mutasi, rotasi, dan
promosi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam sebuah institusi sebagai bagian dari kebutuhan
organisasi untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks.
“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Bagian Tata Usaha dan para Koordinator yang baru
saja dilantik dan diambil sumpahnya.
Saudara-saudara dipercaya untuk mengemban amanah ini karena
telah dinilai memiliki integritas, kapasitas, loyalitas, dan pengalaman yang memadai dalam pelaksanaan
tugas”, ujar Kajati Kepri.
Kepada Kepala Bagian Tata Usaha, saya menekankan bahwa jabatan ini memiliki posisi strategis dalam
mendukung tata kelola administrasi, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, serta pelayanan internal
organisasi.
Dengan pengalaman Saudara sebelumnya sebagai Kepala Seksi Penyidikan pada Bidang Tindak
Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, saya meyakini Saudara telah memahami karakteristik
wilayah, dinamika organisasi serta pola koordinasi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Oleh
karena itu, pengalaman tersebut hendaknya menjadi modal penting untuk menghadirkan tata kelola
administrasi yang tertata, efektif, akuntabel, dan responsif dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan
tugas penegakan hukum.
Sementara itu, kepada para Koordinator, Saudara memiliki peran yang sangat penting dalam membantu
pengendalian pelaksanaan tugas teknis di bidang masing-masing, termasuk memastikan kualitas
penanganan perkara, pengawasan terhadap kinerja jaksa, serta menjaga ritme kerja organisasi agar
berjalan optimal.
Saudara dituntut memiliki kepemimpinan yang kuat, kemampuan koordinasi yang baik,
serta kecepatan dan ketepatan dalam mengambil langkah strategis.
Pada kesempatan ini, saya memberikan beberapa penekanan kepada pejabat yang baru dilantik :
Pertama, segera lakukan adaptasi terhadap lingkungan kerja dan pahami secara menyeluruh karakteristik
wilayah hukum Kepulauan Riau, yang memiliki tantangan geografis kepulauan dan wilayah perbatasan.
Kondisi tersebut menuntut pola kerja yang efektif, responsif, dan mampu membangun koordinasi lintas
sektor secara optimal.
Kedua, jadikan nilai-nilai Trikarma Adhyaksa (Satya, Adhi, dan Wicaksana) sebagai pedoman dalam
pelaksanaan tugas :
• Satya, menjaga kesetiaan terhadap hukum, kebenaran, dan institusi;
• Adhi, menjunjung profesionalitas, integritas, dan kualitas kerja yang unggul;
• Wicaksana, bertindak bijaksana, proporsional, dan penuh tanggung jawab dalam setiap pengambilan
keputusan.
Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan
yang Saudara lakukan.
Ketiga, tingkatkan disiplin, pengawasan internal, dan budaya kerja yang profesional. Jabatan yang Saudara
emban saat ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Hindari segala bentuk
penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, maupun tindakan yang dapat mencederai marwah institusi.
Keempat, bangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi yang baik dengan seluruh jajaran.
Tidak ada
keberhasilan organisasi yang dicapai secara individual. Kinerja institusi hanya akan berjalan optimal apabila
seluruh unsur mampu bekerja sama dalam semangat kebersamaan dan saling mendukung.
Beberapa saat yang lalu Saudara telah mengucapkan sumpah jabatan. Sumpah tersebut bukan sekadar
formalitas, melainkan janji moral dan bentuk pertanggungjawaban kepada negara, institusi, masyarakat,
dan Tuhan Yang Maha Esa.
Oleh sebab itu, laksanakan amanah ini dengan penuh keikhlasan, dedikasi,
integritas, dan rasa tanggung jawab.
“Saya mengingatkan bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban, maka semakin besar pula tanggung jawab
dan ekspektasi yang melekat di dalamnya.
Jadilah teladan, tunjukkan etos kerja yang baik, serta hadir
sebagai pemimpin yang mampu memberikan solusi dan ketenangan bagi organisasi”, tegas Kajati. (Maman)
