Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen terong hasil budidaya warga binaan. Panen terong dengan total hasil mencapai 35 kilogram ini dilaksanakan di area brandgang dalam Rutan Kelas I Tanjungpinang, Senin (09/02)
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, bersama jajaran pejabat struktural. Pemanfaatan area brandgang sebagai lahan budidaya menjadi bukti optimalisasi ruang yang ada untuk kegiatan produktif dan bermanfaat.
Program budidaya terong ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus wujud dukungan nyata Rutan Kelas I Tanjungpinang terhadap program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan keterampilan bercocok tanam yang diharapkan dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat.
Terong yang dibudidayakan memiliki masa panen sekitar 50 hingga 80 hari setelah tanam. Tanaman dengan nama latin Solanum melongena ini termasuk jenis sayuran yang diklasifikasikan sebagai buah beri, kaya akan serat, mengandung sekitar 92 persen air, serta memiliki nilai gizi yang baik. Terong juga dikenal luas dan mudah diolah, baik dengan cara digoreng, dibakar, maupun direbus.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Kelas I Tanjungpinang terus berupaya menciptakan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi warga binaan serta lingkungan sekitar. (Maman)






