DUKUNG HAK INTEGRASI WBP, RUTAN TANJUNGPINANG GELAR LITMAS BERSAMA BAPAS

oleh
oleh

Beritabintan.co.id, Tanjungpinang (Kepri)- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang memfasilitasi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Tanjungpinang dalam pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) terhadap 20 (dua puluh) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rutan Kelas I Tanjungpinang pada Senin,(02/02), dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Pelaksanaan Litmas dilakukan melalui wawancara langsung antara Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas dengan WBP yang menjadi objek penelitian. Dalam proses ini, petugas PK menggali berbagai data penting, mulai dari kondisi sosial, riwayat keluarga, latar belakang tindak pidana, perkembangan perilaku selama menjalani masa pidana, hingga kondisi psikososial serta kesiapan keluarga sebagai penjamin.

Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara komprehensif sebagai bahan penyusunan rekomendasi yang objektif dan akuntabel. Litmas ini merupakan syarat administratif dan substantif yang wajib dipenuhi bagi WBP yang diusulkan mengikuti program integrasi sosial, khususnya Pembebasan Bersyarat (PB).

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Adittya Pratama, menyampaikan dukungannya terhadap sinergi yang terjalin antara Rutan dan Bapas Tanjungpinang.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan Litmas ini karena memiliki peran penting dalam memastikan penilaian terhadap warga binaan berjalan secara objektif dan transparan. Harapannya, hak-hak warga binaan dapat terpenuhi sesuai prosedur, sehingga mereka semakin termotivasi untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Litmas menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan kelayakan WBP untuk mendapatkan peningkatan tahapan pembinaan, seperti Asimilasi, Cuti Bersyarat (CB), Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), maupun Pembebasan Bersyarat (PB). Hasil Litmas tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bapas sebagai dasar pertimbangan akhir apakah WBP yang bersangkutan memenuhi persyaratan untuk memperoleh program integrasi sesuai usulan yang diajukan.  (Maman)